Archive | 08:21

5 Situs diary online

19 Dec

Seorang kolega saya kebingungan saat memulai ngeblog. Bukan hanya soal konten saja, tetapi juga manfaat ngeblog. “Apa bedanya ngeblog, catatan harian dan jurnal?” tanyanya.

Ribet ah.

Soal konten, itu mah terserah jari-jari yang menari diatas keyboard. Kalau yang muncul di monitor adalah cerita 17tahun, yay, memang begitu niatnya. Kalau yang muncul di monitor adalah resep masakan, yay memang begitu niatnya.

Blog bisa dijadikan catatan harian. Pasang password, dibikin sebagai ‘private’ sejak di dapur blogging, hingga tidak bisa terjaring dalam search Google.

Catatan harian atau diary, memang engga layak dibaca orang lain. So, ini sangat pribadi dan rahasia. *istilahnyeee*

Jurnal, ya jurnal. Dibikin dalam format laporan, agak serius. Tapi engga juga yah. Kadang ada yang menyebut catatan harian juga sebagai jurnal.

Eits, tapi jangan ngamuk-ngamuk ga karuan begitu dong. Ada sejumlah situs untuk menggudangkan catatan harian maupun jurnal dalam bentuk menyerupai private blog. Engga ribet kok. Sumpah:

OhLife

Saban hari, OhLife akan mengirim email dengan satu pertanyaan: How’d your day go? Kita bisa me-reply nya melalui email; dan otomatis akan tersimpan di OhLife. 🙂

Memiary

Lurus; kagak ada ceritanya di Memiary. Semua direkam dalam bentuk 5 kalimat dalam list. Tapi bagi yang suka kepaktisan, disini tempatnya!

Tweetprivate

Kadang, kita menjumpai ‘share’ button untuk twitter. Tapi di Tweetprivate justru button-nya ‘Don’t Share It’. OMG. Tweetprivate login dengan akun twitter. Layak coba!

Penzu

Ada begitu banyak informasi mengenai Penzu di halaman depan situs ini. Well, nyatanya loginnya cukup simpel kok; engga ribet banget. Situs ini bahkan juga ada apps-nya untuk mobile. Begitu sign up, desain halaman lantas mirip segepok catatan harian usang. Sayangnya untuk mencatatkan multiple journal, harus jadi Penzu Pro User. Duh …

You’re going to love this. Store your memories!

5 Situs untuk ngetwit panjang-panjang

19 Dec

Saya suka heran sendiri sama orang yang hobi ngetwit panjang yang engga ada isinya. Hey, kalau ada link yang memang layak di share, atau ada update informasi yang layak di kuping, itu sih engga masalah. Lha kalau hanya curhat tralala? Wadaw …

Well, yay, setiap orang punya selera ngetwit sendiri-sendiri. Tapi, pada dasarnya twitter dibikin hanya untu 140 karakter saja. Selebihnya, jamak dipakai TwitLonger untuk tweet yang lebih panjang dari itu. Tapi sebenernya ada yang lain dari TwitLonger lo.

TwitLonger

TwitLonger ini sepertinya yang paling sering saya jumpai. Ngetwit panjang di iPad, saya jamak menjumpai pop up message dari TwitLonger.

Jumbotweet

Sometimes, bigger is better. Yay, begitu setidaknya slogan yang diketik dengan font yang cukup besar di home Jumbotweet.

Eztweets

Sometimes, 140 is not enough. Itu slogan dari Eztweets. Sedep ya, bagaimana mereka mengklaim bahwa 140 karakter itu engga cukup!!!!! Dan, disini tweet itu juga bisa terangkut hingga ke facebook.

Tinypaste

Aih, saya suka halaman depan tinypaste: langsung pada halaman putih tweet yang besar. Putih. Bersih. Di Tinypaste, kita bisa memasukkan password untuk twit kita juga.

XLTweet

Ow, bahkan sebelum submit twit, ada pertanyaan, “What’s your mood?” XLtweet ini sebenernya mirip dengan Tinypaste. Hanya saja,  opsi tambahananya yang berbeda.